Alumni Al-Fath dan Budayawan Sukabumi Laporkan Akun Facebook yang Diduga Hina Pimpinan Ponpes

Widal News, KOTA SUKABUMI – Sejumlah alumni Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath bersama para budayawan Kota Sukabumi melaporkan sebuah akun Facebook yang diduga menghina pimpinan Ponpes Al-Fath, KH. Muhammad Fajar Laksana. Laporan tersebut disampaikan ke Polres Sukabumi Kota, Senin (29/7/2025).

Perwakilan alumni, Tantan Sutandi, mengatakan bahwa unggahan akun tersebut dianggap mencemarkan nama baik guru mereka. Ia menilai konten yang diunggah sudah melampaui batas dan harus segera ditindak secara hukum.

“Kami menggunakan hak sebagai warga negara untuk melaporkan akun Facebook yang menghina, menistakan, dan mencemooh guru kami, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fath, KH. Fajar Laksana,” ujar Tantan seusai membuat laporan.

Menurutnya, salah satu diksi dalam unggahan yang menyebut Kiai sebagai dukun dianggap sangat tidak pantas. “Kiai adalah tokoh agama yang berdakwah membesarkan Islam, sedangkan dukun identik dengan praktik yang bertentangan dengan syariat. Itu sangat tidak pantas,” tegasnya.

Tantan juga memperingatkan agar pihak kepolisian segera memproses laporan tersebut.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada penanganan serius, kami akan mengerahkan lebih banyak alumni, santri, dan jamaah untuk menyampaikan aspirasi kami. Ini sudah menyentuh ranah jihad bagi para santri,” ungkapnya.

Sementara itu, pegiat budaya Kota Sukabumi, Bah Alam, menyatakan pihaknya turut merasa tersinggung karena KH. Fajar Laksana juga dikenal sebagai tokoh budaya yang konsisten melestarikan seni dan budaya lokal.

“Kami, para budayawan, tidak terima jika panutan kami dihina. Jika dalam waktu satu hingga dua minggu tidak ada perkembangan dari pihak kepolisian, kami bersama santri siap melakukan aksi lanjutan di Polres Sukabumi Kota,” kata Bah Alam.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan yang dilaporkan belum dihapus oleh pemilik akun dan bahkan dinilai semakin provokatif. (rf)

  • Related Posts

    Slowly Project Resmi Come Back Lewat Single “Pick Me”, Angkat Fenomena Sosial dengan Balutan Ska Reggae

    Setelah melalui masa vakum yang cukup panjang, Slowly Project akhirnya kembali menyapa penikmat musik Tanah Air dengan merilis single terbaru bertajuk “Pick Me”. Karya ini menjadi penanda kebangkitan dan langkah…

    Ex Terminal Kota Sukabumi Siap Hidup Kembali, PT Sagara dan Disporapar Kolaborasi Gelar Event Kreatif Awal November

    SUKABUMI – Widal News,‎Area eks Terminal Kota Sukabumi yang selama ini dikenal sebagai aset milik negara, kini bersiap untuk kembali hidup dan ramai oleh berbagai kegiatan kreatif. Pertemuan yang di…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    PTM AKARI Sukses Gelar “Akari Cup 2026”, Persaingan Sengit Warnai Turnamen Tahunan

    PTM AKARI Sukses Gelar “Akari Cup 2026”, Persaingan Sengit Warnai Turnamen Tahunan

    Slowly Project Resmi Come Back Lewat Single “Pick Me”, Angkat Fenomena Sosial dengan Balutan Ska Reggae

    Slowly Project Resmi Come Back Lewat Single “Pick Me”, Angkat Fenomena Sosial dengan Balutan Ska Reggae

    PABPDSI Sukaraja Bersama Anggota BPD Se-Indonesia Tanam 1.000 Bibit Pohon di Hutan Lindung Gombongpapak Kaki Gunung Gede Pangrango

    PABPDSI Sukaraja Bersama Anggota BPD Se-Indonesia Tanam 1.000 Bibit Pohon di Hutan Lindung Gombongpapak Kaki Gunung Gede Pangrango

    Open Turnamen Tenis Meja Kujang Cup I tahun 2025 Resmi Digelar di Kota Sukabumi

    Open Turnamen Tenis Meja Kujang Cup I tahun 2025 Resmi Digelar di Kota Sukabumi

    Pengurus Cabang PTMSI Kota Sukabumi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet

    Pengurus Cabang PTMSI Kota Sukabumi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pembinaan dan Prestasi Atlet

    MUSCABLUB PTMSI PENGCAB KOTA SUKABUMI 2025

    MUSCABLUB PTMSI PENGCAB KOTA SUKABUMI 2025