Widal News, Sukabumi — Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kota Sukabumi, Diwan Permana, bersama Kasi Ekonomi Kreatif, Risye Rahmawati, melakukan kunjungan ke acara LOKALISASI (Lokal Asli Rasa Sukabumi), sebuah program konten live musik yang menghadirkan band-band indie era 2000-an serta band-band baru yang sedang merintis karier. Acara ini digagas oleh Widal TV dengan host Wets, dan memadukan pertunjukan musik dengan kehadiran pelaku UMKM lokal.
Dalam kunjungannya, Diwan Permana menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
“Acara LOKALISASI ini sudah beberapa kali dilaksanakan, dan menurut saya layak untuk diteruskan. Ini menjadi bentuk pelampiasan positif bagi teman-teman, khususnya anak muda, dalam menikmati musik. Selain itu, di sini tidak hanya ada musik, tetapi juga UMKM, sehingga lengkap sebagai hiburan. Kekurangannya mungkin ada di sisi tempat dan jumlah UMKM yang terlibat, yang masih terbatas. Tapi saya salut karena program ini bisa berjalan tanpa bantuan pemerintah,” ujarnya.
Diwan juga berpesan agar para pelaku musik terus berkarya, mengingat Kota Sukabumi memiliki potensi besar di bidang ekonomi kreatif, termasuk musik dan seluruh ekosistemnya.
Sementara itu, Risye Rahmawati yang hadir mewakili Kepala Disporapar, turut memberikan pandangan positifnya.
“Acara ini bagus sekali karena bisa merangkul banyak pemusik, baik dari lokal maupun luar daerah. Musik sendiri adalah salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif, masuk dalam seni pertunjukan. Kota Sukabumi memiliki banyak potensi yang berkembang, namun belum banyak yang tahu. Promosinya perlu ditingkatkan agar semakin dikenal,” kata Risye.
Program LOKALISASI menjadi wadah bagi musisi dan pelaku UMKM untuk berkembang bersama, sekaligus memperkuat citra Kota Sukabumi sebagai kota dengan potensi ekonomi kreatif yang kaya, terutama di sektor musik. (mw)
(Widal News | Redaksi)







