Bencana Longsor di Perumahan Tiara Regency Sukabumi Belum Ditangani, Warga Desak Tanggung Jawab Developer

Widal News, Sukabumi – Bencana tanah longsor yang terjadi di Perumahan Tiara Regency, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, hingga kini belum mendapatkan penanganan yang memadai dari pihak terkait. Kejadian yang pertama kali terjadi pada 13 April 2025 dan kembali terulang dengan skala lebih besar pada 22 Mei 2025 tersebut, meninggalkan kekhawatiran mendalam bagi warga, khususnya yang berada di kawasan rawan longsor.

Tanah longsor tidak hanya membawa material tanah, tetapi juga bongkahan batu cadas yang mengancam keselamatan warga dan mengganggu kenyamanan tinggal di lingkungan perumahan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata dari pihak pengembang maupun instansi terkait dalam menangani dampak bencana tersebut.

Ketua RW setempat, Septa Rajib Bagja, mengungkapkan bahwa warga telah beberapa kali menyampaikan permohonan agar pihak developer segera mengambil langkah-langkah penanganan, termasuk pemasangan bronjong pada tebing yang longsor. Namun hingga saat ini, permintaan tersebut belum ditanggapi secara konkret.

“Longsor ini telah terjadi beberapa kali, namun belum ada penyelesaian yang signifikan. Warga telah berinisiatif melakukan penanganan darurat dengan alat seadanya, namun upaya tersebut sangat terbatas dan tidak cukup untuk mengatasi risiko yang ada,” ujarnya.

Septa menambahkan bahwa warga juga meminta perhatian dari pihak perbankan yang bekerja sama dalam pembiayaan rumah, agar lebih peduli terhadap situasi yang dialami konsumen. Ia menilai tidak adil apabila cicilan rumah tetap ditagihkan tanpa memperhatikan kondisi lingkungan yang membahayakan.

Beberapa warga yang rumahnya terdampak langsung di Blok E bahkan terpaksa mengungsi dan menempati kontrakan sementara di Blok F. Dalam kondisi yang sulit ini, mereka masih menerima tagihan cicilan rumah, yang semakin menambah beban psikologis dan finansial.

“Kami adalah konsumen yang sah dari bank dan developer. Sudah seharusnya kenyamanan dan keamanan tempat tinggal menjadi bagian dari tanggung jawab mereka. Bukan hanya kewajiban pembayaran saja yang dituntut,” tegas salah satu warga.

Menyambut musim hujan yang mulai datang, warga menegaskan kembali harapan mereka agar pihak developer segera menunjukkan tanggung jawabnya dengan mengambil tindakan konkret guna mencegah longsor susulan. Mereka juga berharap adanya sinergi antara developer, bank, dan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan ini secara menyeluruh.

“Kami tidak ingin bencana ini berulang. Kami meminta jaminan keselamatan dan tindakan nyata, bukan sekadar janji,” pungkas pernyataan warga.

Warga Perumahan Tiara Regency berharap peristiwa ini menjadi perhatian serius seluruh pihak, agar tragedi serupa tidak kembali terjadi dan masyarakat dapat tinggal dengan tenang dan aman di lingkungan perumahan mereka.

(Widal News | Redaksi Sukabumi)

Related Posts

‎Anniversary Ke-5 Widal Foundation, Santuni 300 Anak Yatim dan Dapat Apresiasi Wakil Wali Kota Sukabumi

SUKABUMI – Dalam rangka memperingati Anniversary ke-5 Widal Foundation, sebanyak 300 anak yatim usia 7 hingga 12 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) menerima santunan dalam kegiatan…

Santunan 150 Anak Yatim, Widal Foundation Hadirkan Kepedulian di Hari ke-29 Ramadhan

Widal News – Sukabumi, Kamis, 19 Maret 2026 – Memasuki hari ke-29 bulan suci Ramadhan 1447 H, Widal Foundation kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial dengan menggelar santunan anak yatim.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

‎Anniversary Ke-5 Widal Foundation, Santuni 300 Anak Yatim dan Dapat Apresiasi Wakil Wali Kota Sukabumi

‎Anniversary Ke-5 Widal Foundation, Santuni 300 Anak Yatim dan Dapat Apresiasi Wakil Wali Kota Sukabumi

Santunan 150 Anak Yatim, Widal Foundation Hadirkan Kepedulian di Hari ke-29 Ramadhan

Santunan 150 Anak Yatim, Widal Foundation Hadirkan Kepedulian di Hari ke-29 Ramadhan

STPI Gelar Buka Puasa Bersama 185 Undangan, Mahasiswa, Dosen dan Rektor Universitas Nusa Putra Sukabumi

STPI Gelar Buka Puasa Bersama 185 Undangan, Mahasiswa, Dosen dan Rektor Universitas Nusa Putra Sukabumi

‎STPI & Unchfaedah Berbagi 300 Paket Takjil di Depan Alun-Alun Kota Sukabumi, Gandeng Widal TV

‎STPI & Unchfaedah Berbagi 300 Paket Takjil di Depan Alun-Alun Kota Sukabumi, Gandeng Widal TV

PTM AKARI Sukses Gelar “Akari Cup 2026”, Persaingan Sengit Warnai Turnamen Tahunan

PTM AKARI Sukses Gelar “Akari Cup 2026”, Persaingan Sengit Warnai Turnamen Tahunan

Slowly Project Resmi Come Back Lewat Single “Pick Me”, Angkat Fenomena Sosial dengan Balutan Ska Reggae

Slowly Project Resmi Come Back Lewat Single “Pick Me”, Angkat Fenomena Sosial dengan Balutan Ska Reggae